14 Maret 2018

Manajemen Indovision Dan Citibank Buruk



KAMI pelanggan televisi prabayar, Indovision. Untuk pembayaran iuran bulanan, kami mempercayakan Citibank; kemudian tiap bulan Citibank menagih kami. Selama 20 tahun lebih, semua berjalan lancar.

Masalah timbul ketika Indovision mengubah nomor register pelanggan, dari 11 angka menjadi 9 angka tanpa memberitahukan kami dan Citibank. Suatu hari 2 (dua) bulan yang lalu, tayangan Indovision di rumah kami tiba-tiba dihentikan.

Kami telepon, dijawab karena kami belum bayar iuran Januari. Lalu kami tanya Citibank, kenapa tagihan Indovision kami belum dibayar. Dijawab, tidak ada tagihan dari Indovision. Dua kali (awal Februari dan Maret 2018) kami telepon dan menyarankan pihak Citibank supaya segera menghubungi Indovision. Kepada Indovision kami pun menyarankan agar segera menghubungi Citibank Rupanya, dua instansi ini sama-sama "budek". tidak mau berkomunikasi satu sama lain. Begitu buruk manajemen Indovision dan Citibank. Mereka bekerja seperti robot saja, tidak ada upaya untuk mencari solusi. Minggu pertama Maret yang lalu, sambungan Indovision kami kembali dihentikan beberapa hari dengan alasan sama.

Menjengkelkan sekali! Persoalannya sepele, tapi dampaknya sangat merugikan kami. Mungkin dapat menimbulkan kesan bahwa kami tidak mampu bayar iuran bulanan, sehingga sambungan Indovision terpaksa diputus, padahal selama 20 tahun lebih pembayaran kami melalui Citibank lancar-lancar saja.

Jika Indovision dan Citibank tetap tidak mau saling komunikasi menyelesaikan urusan ini, kami akan segera berhenti berlangganan Indovision dan melanjutkannya ke televisi prabayar yang lain. Begitu juga kepada Citibank, kami akan "exif dari keanggotaan Visa, manakala persoalan ini tidak diselesaikan secepatnya bersama pihak Indovision.

Tjipta Lesmana (No Register Indovision 110020979) DKI Jakarta

Suara pembaca

Surat pembaca diambil dari Rakyat Merdeka tanggal 14 Maret 2018.