12 April 2012

Menunggu Jawaban Bea Cukai Dan Fedex



Menunggu Jawaban Bea Cukai dan Fedex

SAYA membeli barang dari Amerika melalui si tus Ebay berupa sebuah Blackberry second tipe 9530 pada 12 Januari 2012. Barang saya tersebut sudah berada di Fedex Yogyakarta. Namun, ternyata saya masih harus membayar sebesar Rp782 ribu untuk menebus barang tersebut. Saya pun minta dikirimi detail tagihan saya.

Pada 16 Januari, saya terima detail tersebut melalui e-mail. Di tagihan tersebut tertera FOB 150,00, freight 1,84, C&F 151,84, insurance 0,76, CIF 152,60, yang kemudian dari nilai 152,60 tersebut dikonversikan ke rupiah dengan rate Rp9.076 menjadi Rp1.384.998. Setelah dikalikan dengan PPN 10% dan PPh 15%, barang tersebut dikenai pajak sebesar Rp347 ribu.

Selain pajak tersebut, pihak Fedex menambahkan biaya lain sejumlah Rp435 ribu. Di dalam biaya lain tersebut terdapat handling charge sebesar Rp250 ribu. Akumulasi dari pajak dan biaya lain-lain itulah nominal Rp782 ribu berasal. Saya mengirimkan surat keberatan atas saran petugas Bea Cukai yang menghubungi saya melalui telepon. Saya juga mengirimkan melalui pos surat keberatan atas pajak barang itu dilengkapi dengan dokumen-dokumen pendukung ke pihak Bea Cukai Soekarno-Hatta.

Dari informasi yang saya dapat, surat keberatan saya sudah diterima pada Jumat sore, 17 Februari, dengan nomor agenda surat masuk 07451 dan oleh Kepala Kantor didisposisikan ke Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai yang menangani gudang Fedex. Berdasarkan informasi dari petugas Bea Cukai di gudang Fedex, diperoleh keterangan bahwa surat tersebut masih dalam proses penelitian untuk memberikan jawaban.

Akan tetapi, sampai saat ini saya belum mendapatkan kejelasan atas surat keberatan saya tersebut. Pada 15 Maret saya sudah mengirimkan email ke bagian Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC Soekarno-Hatta. Pada 27 Maret saya juga mengirimkan e-mail ke bagian kepatuhan internal untuk menanyakan tindak lanjut atas surat yang saya kirimkan, tetapi tetap tidak ada tanggapan.

Saya ingin bertanya kepada Bea Cukai: 1. Bagaimana kelanjutan surat keberatan saya?

2. Mengingat barang yang saya beli barang second yang apabila disesuaikan dengan harga di Indonesia senilai Rp1.300.000, kenapa pihak Bea Cukai menetapkan nilai barang saya US$200?

3. Apakah setiap komplain harus datang langsung ke Bea Cukai? Apa fungsi e-mail?

4. Apabila memang ada dokumen yang kurang, kenapa tidak menghubungi saya?

Saya juga menunggu jawaban Fedex.

Mohammad Haikal Jl Kasatriyan 7, Yogyakarta

Surat pembaca diambil dari Media Indonesia tanggal 12 April 2012.