25 Februari 2018

Tiga Prioritas Utama Jatman



Jam'iyyah Ahlith Thariqal al-Mu'tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN) pada Rabu (21/02) menggelar rapat pleno pertama di Gedung Kanzus Sholawat, Pekalongan Jawa Tengah. Rapat yang dimulai pukul 10.00 wib ini dihadiri oleh pengurus yang baru dilantik untuk masa khidmah 2018-2023.
Wakil Rais Aam KH Ali Mas'adi dalam sambutannya mengingatkan masih ada beberapa tugas JATMAN yang perlu diselesaikan. "Masih ada beberapa daerah yang belum terbentuk wustha. Semoga di periode ini semuanya bisa diselesaikan." katanya, ia berharap bisa dibuatkan peta pesebaran JATMAN agar jelas titik-titik yang masih kosong.

Sementara itu Mudir Aam. KH Wahfiudin Sakam setelah memperkenalkan pengurus baru menyampaikan jika JATMAN mempunyai dua dimensi, fungsional dan teritorial.

"Dimensi fungsional dilakukan oleh tajnah sedangkan teritorial oleh wustha dan syu'biyah," ujarnya.

Mudir satu hingga tujuh bertugas mengorganisasi fungsional sedangkan Mudir Aam dan Wakil Mudir Aam turun ke teritorial. Wakil talqin Abah Anom ini selanjutnya mengatakan, ada tiga prioritas utama JATMAN, yakni. Pemantapan thariqah, kaderisasi, dan pengembangan teknologi digital.

Pemantapan thariqah dilakukan pada setiap wustha dan syu'biyah. Ada empat hal yang perlu dilakukan; kemursyidan, sanad, dan silsilah, kitab-kitab rujukan, amaliyah. Kaderisasi akan menyasar ke kelompok pemuda, pelajar dan mahasiswa (PPM), guru, muballigh dan dosen (GMD). Targetnya adalah mengkader menjadi murabbi dan muharrik.

Sementara itu pengembangan teknologi digital akan fokus pada pengembangan kon-ten serta optimalisasi media seperti portal, media sosial, radio bahkan televisi.

TIM JATMAN

Suara pembaca

Surat pembaca diambil dari Republika tanggal 25 Februari 2018.