25 November 2017

Selesaikan Masalah Ktp Elektronik



Setya Novanto sudah ditangkap. Kami berharap bahwa dengan penangkapan Ketua DPR itu, masalah KTP-el bisa segera diselesaikan supaya kerugian negara dan rakyat tidak terus bertambah.

Kami yakin bahwa jika masalah KTP-el selesai, ada kepastian hukum di negeri ini. Yang salah dihukum, sementara rakyat bisa tenang melakukan kegiatan sehari-harinya karena dengan selesainya KTP-el itu, banyak urusan rakyat yang bisa diselesaikan pula.

Selama ini rakyat harus bolak-balik dari rumah ke kantor kelurahan, kecamatan, Dukcapil, lalu antre berjam-jam untuk mendapatkan KTP-el. Mengapa?

Ya, itu, lantaran korupsi dalam pengadaan KTP-el yang bernilai triliunan rupiah itu, sebagian besar rakyat di negeri ini belum memiliki KTP-el tersebut. Rakyat menelantarkan kerja untuk mengurusnya yang tentu saja bermuara pada kerugian material, kelelahan fisik, dan duit juga.

Dengan korupsi pengadaan KTP-el itu, anak miskin terhalang mendapat kartu pintar karena orangtuanya belum memiliki KTP-el.
Saat ini, Setya Novanto sudah ditangkap. Ketua DPR sekaligus Ketua Umum Partai Gokar itu tak sempat kabur menjadi buron di luar negeri, seperti Eddy Tansil yang sejak 1996 menghilang. Maka, inilah kesempatan membongkar setuntas-tuntasnya korupsi dalam pengadaan KTP-el itu.

Kita berkejaran dengan waktu. Jangan sampai masalah ini telantar oleh praperadilan, manuver politik, dan seterusnya. Ingat, korupsi pengadaan KTP-el merugikan negara dan rakyat.

Tertangkapnya Setya Novanto menyusul peristiwa yang berbuntut pada dibawanya dia ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo menjadi pengingat "sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga".

Semoga kejadian ini menjadi peringatan pula bagi para koruptor dan penjahat yang masih akan berbuat.

SUHARNO Warungboto, Yogyakarta

Suara pembaca

Surat pembaca diambil dari Kompas tanggal 25 November 2017.