22 September 2017

Pengguna Ojek Daring Harus Konfirmasi Estimasi Biaya



Saya menyarankan para pengguna ojek daring, setelah sampai di lokasi yang kita tuju bisa dikonfirmasi kembali untuk masalah estimasi biaya dan meminta sopir menunjukkan harganya.

SEMUA orang pasti mencari pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup, salah satunya pekerjaan sampingan yang saat ini marak di kalangan masyarakat, yaitu menjadi sopir ojek daring. Namun, masih ada saja yang melakukannya dengan tidak jujur soal estimasi biaya (tarif).

Saya pengguna ojek daring, bahkan hampir setiap hari saya menggunakannya. Menurut saya sangat mudah dan efektif menggunakan ojek daring tersebut karena hanya membutuhkan aplikasi, kita dapat diantarkan ke lokasi yang kita tuju dengan cepat.

Karena sangat sering menggunakan ojek daring, saya juga sering menemukan bermacam perilaku sopir ojek daring tersebut. Harus diakui, banyak sopir ojek daring yang jujur soal estimasi biaya, tapi ada juga beberapa di antaranya yang licik dalam masalah tersebut. Tentu saya sebagai konsumen sangat kecewa bahkan sangat kesal bila menemukan perilaku tidak terpuji itu. Salah satunya yang saya alami adalah ketika naik ojek daring dengan sopir bernomor polisi B 3680 KZO motor Yamaha Mio.

Pada waktu itu saya pergi ke kampus dan menggunakan aplikasi ojek daring yang estimasinya bisa berubah sesuai keadaan lalu lintas. Setelah sampai lokasi, sopir melihat estimasi biaya di layar ponselnya dan menyebutkan harganya. Namun, ia tak menunjukkan estimasi yang terdapat pada layar ponsel kepada saya. Meski demikian, saya masih bisa melihat tarif yang tertera di ponselnya tersebut.

Lalu ia menyebutkan tarifnya, tetapi ongkos/tarif yang disebutkannya tidak sama dengan ongkos yang terdapat pada layar ponsel sopir.

Tarif tersebut dinaikkan dari harga yang tertera di layar ponsel. Apa yang saya alami soal tarif yang tidak benar ini bukan cuma sekali. Sebelumnya, saya juga pernah mendapatkan sopir ojek daring yang kurang jujur dalam masalah estimasi biaya itu. Dan saya harus meminta bahkan memaksa sopir untuk menunjukkannya. Kondisi itu membuat saya sebagai konsumen sangat kecewa.

Saya menyarankan para pengguna ojek daring, setelah sampai di lokasi yang kita tuju bisa dikonfirmasi kembali untuk masalah estimasi biaya dan meminta sopir menunjukkan harganya.

Saya berharap untuk para sopir ojek daring bersikap jujurlah untuk masalah estimasi biaya tersebut agar tidak mengecewakan para penggunanya.

Defanda Azzahra
Halim Perdana Kusuma, Jakarta

Suara pembaca

Surat pembaca diambil dari Media Indonesia tanggal 22 September 2017.