28 Juni 2013

Ayo Kpk Bongkar Lagi Kasus Century!



PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah mengatakan, kebijakan tak boleh dipidanakan. syaratnya kebijakan itu diambil dan diputuskan dengan benar dan sesuai peraturan dan perundangan dengan serta untuk kepentingan masyarakat banyak, bukan segelintir orang.

Terkait bailout Bank Century, apakah itu kebijakan yang benar dan untuk kepentingan rakyat banyak, bukan segelintir manusia yang berpusar di dalamnya? Menarik karena kasus bank ini ramai lagi diberitakan. KPK mengirim utusannya untuk memeriksa Sri Mulyani di Amerika Serikat.

Baru-baru ini KPK menggeledah Kantor Pusat BI sampai 9 jam untuk mencari buku besar masalah Bank Century, karena bagaimana bank yang jelas sudah rusak. dikatakan masih bagus dan tetap bisa clearing, sehingga bisa mendapatkan fasilitas dana talangan yang jumlahnya luar biasa. KPK harus membuktikan diri.

RI tidak dalam keadaan kolaps dan Bank Century hanya bank kecil. Jadi, apa benar kebijakan membubarkan Bank Century dapat menyulut kekacauan ekonomi dan menghancurkan perbankan di Indonesia (sistemik)? Mengapa harus menghabiskan dana Rp 6,7 triliun, jumlah yang luar biasa besar?

Waktu Bank Summa milik Edward Soeryajaya dan Gus Dur dibubarkan semua adem ayem, tak ada gejolak, padahal Bank Summa punya banyak cabang termasuk BPR-nya di negeri ini. Bravo untuk KPK bila mampu menuntaskan kasus Century. Negara ini sudah hancur-hancuran didera korupsi. bank yang dilakukan petinggi negara maupun orang parpol. Kalaupun dijual. Bank Mutiara hanya akan laku Rp 1 triliun.

Taufik Karmadi
Citra Garden 1 Kalideres.
Jakbar

Surat pembaca diambil dari Warta Kota tanggal 28 Juni 2013.