28 Juni 2013

Bank Permata Mendebit Gaji



PADA 27 Juni 2013 saya shock sekali. Seharusnya saya menerima uang dari gaji suami yang cair setiap tanggal 27 dan ditransfer via Bank Permata. Namun, saya sangat kaget saat mengambil uang di ATM. Ternyata, saldo tidak cukup. Akhirnya saya cek mutasi. Di situ tertera bahwa gaji suami sudah masuk ke rekening, tapi saldonya menjadi minus Rp 600 ribu. Setelah cross check ke customer service Bank Permata, dana yang masuk otomatis terdebit oleh Permata karena suami punya tunggakan kartu kredit.

Kami tahu dan sadar bahwa kami memiliki kewajiban yang harus dipenuhi di Bank Permata. Bukannya mangkir, tapi kondisi saat ini memang belum memungkinkan bagi kami untuk melunasi utang tersebut. Kami yakin bunganya pasti telah berkembang pesat. Tapi, apa daya, saat ini kami terpuruk secara ekonomi. Namun, mengambil satu-satunya pendapatan kami secara sepihak dan tanpa kompromi itu sama dengan membunuh kami. Bagaimana kami sekeluarga dapat memenuhi kebutuhan hidup satu bulan ke depan tanpa uang sepeser pun?

FRANSISCA ANNA, Jl Nginden, Surabaya, 081232053xxx

Surat pembaca diambil dari Jawa Pos tanggal 28 Juni 2013.