27 Juni 2013

Bersihkan Kotoran Kuda Di Babakan Ciparay



SAYA adalah salah seorang warga yang tinggal di sekitar Jalan Babakan Ciparay, Gg. Madesa, Bandung. Sungguh prihatin setiap pagi ketika akan berangkat kerja hampir di sepanjang Jalan Babakan Ciparay menyuguhkan ranjau darat hijau (kotoran kuda) yang berceceran tanpa ada yang memperhatikan.

Saya benisaha mengimbau pemilik delman agar setiap delman yang dikendarainya menyediakan kantung plastik atau karung untuk menampung kotoran kuda sehingga kotorannya tidak tercecer di manamana. Namun, tidak ada hasil. Saya bukannya antipati dengan keberadaan delman yang berlalulalang di daerah saya. Namun, yang saya inginkan adalah samasama menjaga lingkungan untuk kepentingan bersama.

Apalagi, sekarang ini memasuki musim kemarau. ApabUa tidak ada tindakan, baik dari pemilik delman, warga sekitar, maupun pemerintah setempat, kotoran tersebut akan berpengaruh buruk terhadap kesehatan warga sekitar.

Memang program penghijauan sangat dianjurkan oleh pemerintah. Akan tetapi, itu kan penghijauan dalam bentuk tumbuhantumbuhan, bukan penghijauan melalui ranjau darat (kotoran kuda). Apa mau anakanak kita atau keluarga kita terkena dampak dari ranjau darat tersebut.

Saya sangat berharap ada partisipasi dari pemerintah setempat untuk mengimbau para pemilik delman yang berlalulalang di jalan tersebut. Sekali lagi saya tidak bermaksud melarang delman melalui Jln. Babakan Ciparay. Namun, agar kita samasama menjaga kebersihan untuk kebaikan bersama.

Terima kasih kepada Redaksi HU Pikiran Rakyat yang telah memuat keluhan saya ini. Semoga Pikiran Rakyat sukses selalu.


Surat pembaca diambil dari Pikiran Rakyat tanggal 27 Juni 2013.