27 Juni 2013

Gunakan Blsm Secara Bertanggung Jawab



HARGA bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi akhirnya dinaikan oleh pemerintah, premiun menjadi Rp 6.500, dan solar Rp 5.500. Adanya kenaikan harga BBM bersubsidi ini membikin resah dan gelisah masyarakat, karena ini berarti harga barang kebutuhan sehari- hari pasti naik, ongkos kendaraan juga pasti naik dan sebagainya.

Guna meredam beban yang harus ditanggung masyarakat, pemerintah mengeluarkan paket bantuan sosial yang disebut bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM).

BLSM diperuntukkan bagi rakyat Indonesia yang kehidupannya masih dibawah rata-rata (miskin). BLSM diberikan selama empat bulan dengan nominal Rp 150.000 setiap bulan, serta dibagikan kepada 15,5 juta penduduk Indonesia berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Tujuan diberikannya BLSM yang utamanya adalah agar subsidi yang diberikan pemerintah bisa tepat sasaran, dan dengan BLSM ini, beban orang-orang yang tidak mampu akibat dari naiknya barang-barang kebutuhan pokok ini bisa lebih ringan.

Kita tentu berharap mereka yang kebagian BLSM dapat menggunakan dengan semestinya, yakni untuk mencukupi kebutuhan pokoknya, bukan untuk melengkapi kebutuhannya, dengan hal-hal yang tak bermanfaat seperti rokok.

Gunakan BLSM dengan baik dan cerdas dengan mendahulukan kebutuhan-kebutuhan pokok. Dana BLSM berasal dari anggaran negara yang juga berarti uang rakyat. Makanya manfaatkan dana tersebut dengan bertanggung jawab, karena itu memang uang rakyat.

Semoga saja tak lagi ada orang yang memprovokasi soal keberadaan BLSM. Ini memang untuk membantu rakyat kecil, bukan demi suatu pencitraan.

Regyta Berliantoko Jl Aris Munandar No 45 Malang, Jawa Timur

Surat pembaca diambil dari Investor Daily tanggal 27 Juni 2013.