27 Juni 2013

Makin Kecil Peluang Peserta Paket C Masuk Ptn



Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri Tahun 2013 hanya bisa diikuti oleh mereka yang bersekolah di sekolah formal, yang mempunyai nomor induk siswa. Hal ini menutup akses untuk anak peserta homeschooling (sekolah rumah) atau ikut UN Paket C.

Kesempatan untuk kuliah di PTN hanya bisa ikut Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Memang masih ada seleksi mandiri oleh PTN masing-masing, seperti SIMAK di UI atau jalur lain. Namun, untuk itu harus keluar biaya yang tidak sedikit.

Dalam hal ini pemerintah cenderung diskriminatif. Untuk tahun ini saja, meski jadwal UN SMA sama dengan jadwal UN Paket C, pengumumannya berbeda. Pengumuman kelulusan peserta UN SMA pada 24 Mei, sementara hasil UN Paket C baru diumumkan pada 4 Juni. Padahal, untuk ikut SBMPTN akhir pembayaran 4 Juni. Pemerintah jangan diskriminatif terhadap anak Paket C untuk bisa kuliah di PTN.

Mohon dipertimbangkan waktu pembayaran dimundur. Dan untuk tahun depan agar dibuka kembali SNMPTN jalur tes tertulis. Juga mohon agar nilai UN hanya sebatas untuk kelulusan, tetapi tidak digunakan untuk otomatis seleksi masuk ke PTN. Jika seperti sekarang, kesempatan anak-anak yang ikut Paket C untuk kuliah di PTN semakin kecil.

Sri Redjeki Andajani
Jalan Otista III, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur

Surat pembaca diambil dari Kompas tanggal 27 Juni 2013.