26 Juni 2013

Identitas Diri Diragukan, Bayar Pajak Mobil Pun Batal



Saya hendak membayar pajak tahunan melalui biro jasa MLK di Kelapa Gading, Jakarta Utara, untuk mobil Suzuki Baleno tahun 2001 yang habis masa berlaku tanggal 7 Juni 2013. Namun, pihak kepolisian menolak dengan alasan kartu tanda penduduk meragukan. Mereka meminta bukti kartu keluarga asli.

Kemudian, kartu keluarga asli saya kirim kepada pihak kepolisian melalui biro jasa. Namun, tetap ditolak karena diragukan keasliannya sehingga saya tak bisa berbuat apa- apa. Saya sebagai warga negara yang akan membayar pajak kendaraan dipersulit dengan alasan yang tidak masuk akal.

Apabila pihak kepolisian, dalam hal ini Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Metropolitan Jakarta Raya, meragukan kartu tanda penduduk dan kartu keluarga saya, seharusnya sesama aparatur pemerintah bisa saling mengecek dengan pihak kelurahan/kecamatan, apakah identitas diri dimaksud palsu? Atau karena birokrasi yang tak jelas arahnya?

Mohon pihak terkait menyelesaikan masalah ini, dan pada masa mendatang diperbaiki agar negara ini bisa maju dan berkembang. Mau bayar pajak kok dipersulit.

Shierly Perumahan Gading Arcadia Blok G, Kelapa Gading, Jakarta Utara

Surat pembaca diambil dari Kompas tanggal 26 Juni 2013.