25 Juni 2013

Mohon Tanggapan Dispendukcapil Kabupaten Bandung



SELASA, 16 April 2013, pukul 8.00 WIB, saya datang ke rumah pengurus RW 15 Kompleks Taman Bunga Sukamukti 1 untuk mengambil EKTP atas nama saya, Supratman dan istri saya, Purwaningsih. Saya datang dengan baikbaik. Saya datang dengan maksud dan tujuan baik.

Waktu saya tanya EKTP saya di mana, pengurus RW 15 bilang tidak tahu. Padahal, Sabtu, 16 Februaii 2013, istri saya sudah lihat EKTP kami ada di istri pengurus RW 15. Akan tetapi, karena disuruh bayar Rp 5.000 per orang, EKTP kami tidak jadi diambil.

Dari rumah RW 15, selanjutnya saya dan istri ke kantor desa. Kata orang desa mungkin di kecamatan.

Selanjutnya saya dan istri ke kantor kecamatan menanyakan EKTP saya. Di kecamatan saya dikasih tahu babwa EKTP yang sudah dicetak dan sudah diserahkan ke desa. Saya beserta istri pun kembali ke desa dan di desa berbicara panjang lebar dengan orang di kantor desa yang mengurus surat menyurat/LKMD. Di akhir pembicaraan, dia merekomendasikan bila EKTP atas nama saya dan istri saya ditemukan, akan diantar ke rumah saya. Saya menunggu sudah dua bulan hingga Surat Pembaca ini saya tulis, tetapi kami belum menerima EKTP tersebut.

Oleh karena itu, mohon tanggapan dan bantuan Dispendukcapil Kabupaten Bandung, di mana posisi fisik EKTP saya dan istri saya berada. Kalau memang EKTP saya dan istri saya tidak ada, apakah saya mesti difoto serta diambil data kembali atau bagaimana?

Kepada Harian Umum Pikiran Rakyat, terima kasih banyak atas perhatian dan dimuatnya Surat Pembaca ini.



Surat pembaca diambil dari Pikiran Rakyat tanggal 25 Juni 2013.