25 Juni 2013

Klarifikasi Berita Pembekuan Asian Agri



Terkait dengan pemberitaan di KONTAN, Kamis 20 Juni 2013 yang berjudul "Pemerintah Bekukan 14 Usaha Asian Agri," maka pihak Asian Agri perlu memberikan beberapa klarifikasi. Pertama, tidak benar bahwa 14 usaha di bawah Grup Asian Agri telah dibekukan oleh pemerintah.

Kedua, sesuai pemberitahuan dari Kementrian Hukum dan HAM RI, Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Nomor : AHU2. UM.01.01-84 tertanggal 11 Juni 2013, Kementrian Hukum dan HAM meminta kepada notaris untuk tidak melakukan perpindahan atau peralihan kepemilikan dari 14 (empat belas) perusahaan yang tergabung dalam Asian Agri Goup.

Sehingga dengan jelas tidak ada perintah pembekuan dari Pemerintah RI. Salinan surat terlampir berdasarkan info dalam halaman Kemenkumham http://ditjenahu.kemenkumham. go.id/publikasi/berita/ berita-sabh/item/286- pengumuman putusan mahkamah agung.

Ketiga, Asian Agri saat ini mempertanyakan adanya upaya yang berlebihan ini mengingat sebagai badan usaha telah dihukum dan dikaitkan dengan putusan MA No. 2239K/Pid.Sus/2012 atas Saudara Suwir laut. Asian Agri tidak pernah didakwa, diadili, dan diberi kesempatan membela diri namun telah dikaitkan dan dikenakan sanksi denda Rp 2,5 triliun sebagai syarat khusus dalam putusan MA yang menghukum percobaan Saudara Suwir Laut.

Demikian klarifikasi ini disampaikan agar menjadi jelas permasalahannya. Kami mohon KONTAN dapat memberikan pernyataan koreksi atas pemberitaan yang menyesatkan tersebut. Kami mohon menyampaikan konfirmasi kepada kami apabila memberitakan tentang Asian Agri sebagaimana layaknya diatur dalam UU No 40 tahun 1999 tentang Pers serta kode etik pemberitaan yang berlaku.

Sahari Banong,
Plaza Centris Lt 9 Jl HR Rasuna Said Kav B-5
Jakarta Selatan

Surat pembaca diambil dari Kontan tanggal 25 Juni 2013.