25 Juni 2013

Tanggapan Bappenas



Terima kasih atas surat pembaca yang Saudara Syaroni layangkan di Koran Tempo edisi Jumat, 21 Juni 2013, dengan judul Iklan BBM Asal-asalan untuk menanggapi iklan Bappenas di Koran Tempo edisi Rabu, 19 Juni 2013. Kami sampaikan tanggapan sebagai berikut.

Pertama, angka-angka yang tercantum dalam iklan tersebut kami pastikan sudah benar. Kedua, angkaangka untuk menghitung total persentase BBM yang dikonsumsi adalah sebagai berikut: 56 persen subsidi BBM dinikmati orang terkaya, 20 persen dikonsumsi kedua terkaya, 11,3 persen dikonsumsi kelas menengah, 7,7 persen dikonsumsi kedua termiskin (rentan), dan 5,1 persen dikonsumsi kelompok termiskin. Dengan demikian, angka-angka tersebut bila dijumlahkan akan menjadi 100 persen.

Adapun angka 12,8 persen yang terdapat di bagian akhir paragraf yang sama tidak menjadi bagian penghitungan bila dijumlahkan. Sebab, angka tersebut adalah penggabungan dua angka terakhir, yaitu 7,7 persen dan 5,1 persen, masing-masing merupakan persentase subsidi BBM yang dikonsumsi oleh dua kelompok terbawah, yaitu kelompok kedua termiskin (rentan) dan kelompok termiskin. Demikian penjelasan kami, dan terima kasih atas perhatiannya.

Thohir Afandi Kepala Biro Humas dan TU Pimpinan Kementerian PPN/Bappenas

Surat pembaca diambil dari Koran Tempo tanggal 25 Juni 2013.