25 Juni 2013

Kemendikbud Harus Jelaskan Kasus Ugm



Beberapa waktu lalu saya membaca berita di berbagai media tentang tidak adanya murid madrasah yang diterima Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Waktu itu pihak UGM hanya menyatakan bahwa memang kebetulan saja tidak ada murid madrasah aliyah yang lolos seleksi.

Sesungguhnya ini kejadian ganjil karena tidak biasanya seperti ini. Lagi pula, rasanya juga tidak masuk akal jika dari ribuan atau malah mungkin puluhan ribu murid madrasah yang mendaftar, tidak ada satu pun yang lolos seleksi. Hingga saat ini, belum ada penjelasan yang transparan soal ini.

Semestinya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai lembaga yang menaungi UGM bisa meminta penjelasan soal kondisi yang sesungguhnya terjadi. Kalau ternyata ini terjadi akibat diskriminasi, sungguh memalukan. Ini bisa menjadi skandal besar dalam dunia pendidikan.

Hamid Maulana
RT 04/06 Grabag, Magelang, Jawa Tengah

Surat pembaca diambil dari Republika tanggal 25 Juni 2013.