22 Juni 2013

Mencatut Nama Hatta Demi Bisnis?



Mencatut Nama Hatta demi Bisnis?

Ada-ada saja pelaku bisnis di negeri kita ini. Ingin bisnisnya lancar dan mendapat untung banyak, harus punya beking. Salah satunya pebisnis yang mencatut nama Menko Perekonomian Hatta Rajasa dalam upaya menambah impor daging.

Hatta Rajasa, sebagai Menko Perekonomian memang bertugas mengkoordinasikan segala sesuatu terkait ekonomi di negeri ini. Namun, tentunya teknisnya di kementerian yang bersangkutan. Adalah kewajiban hakim di pengadilan untuk mencari kebenaran mengenai berbagai hal yang muncul saat berlangsungnya pengadilan.

Namun, bila ternyata itu hanya benarbenar akal-akalan pengusaha, betapa buruknya mental pengusaha kita. Bagaimana mereka bisa bersaing di era globalisasi ini jika pikirannya masih soal beking-bekingan, bukan bagaimana terus meningkatkan daya saing lewat kualitas maupun harga. Demi unsur keadilan, saya sarankan agar KPK bisa meminta keterangan dari nama yang bersangkutan biar semuanya jelas, siapa yang benar dan siapa yang mencatut nama orang demi kepentingan pribadi.

Dan tentunya, bila ternyata mencatut nama hanya kepentingan pribadi, keadilan harus ditegakkan sesuai aturan yang ada. Namun, marilah kita sudahi tradisi yang tidak bagus ini. Tradisi yang memang sudah lama bercokol di negri ini, yaitu mencatut nama pejabat atau orang yang berpengaruh demi kepentingan bisnis.

Syawaludin, Taman Kekdoya Baru Blok G4/50, Jakarta Barat

Surat pembaca diambil dari Kontan tanggal 22 Juni 2013.