22 Juni 2013

Klarifikasi Freeport Atas Berita Kontan



Klarifikasi Freeport atas Berita KONTAN

Sehubungan dengan diterbitkannya artikel berita di Harian KONTAN edisi Senin, 17 Juni, 2013, berjudul "Tak Beroperasi, Freeport Rugi US$ 18 Juta per Hari" (halaman 13), dengan ini saya ingin menyampaikan klarifikasi terhadap salah satu bagian informasi yang dimuat di dalam artikel tersebut. Salah satu bagian dalam artikel dimaksud berbunyi sebagai berikut:

Sementara itu, Juru Bicara PT Freeport Indonesia, Daisy Primayanti membenarkan, beberapa hari ini Freeport dan Serikat Pekerja sudah mengadakan dialog untuk meminta pertimbangan kepada serikat buruh. "Secara sukarela empat kepala divisi Freeport menarik diri, untuk fokus menjadi narasumber pemeriksaan," kata Daisy.

Menurut dia, serikat buruh meminta empat kepala divisi tersebut untuk mundur dikarenakan sejak awal, empat pejabat tersebut seharusnya secara full berada di lokasi kejadian yang menewaskan 28 pekerja. "Harusnya pejabat itu berada di lokasi saat evakuasi dan penyelamatan," kata Daisy.

Informasi tersebut dihasilkan dari interview via telepon yang dilakukan dengan salah satu reporter KONTAN, yaitu Mimi Silvia, pada 14 Juni 2013. Dengan ini, saya ingin menyampaikan bahwa telah terjadi kekeliruan yang cukup fatal dalam salah satu kutipan dalam paragraf tersebut.

Dalam interview, reporter bertanya perihal mengapa para kepala divisi baru menarik diri sekarang dan bukan dari awal. Pertanyaan tersebut saya jawab dengan: "Pejabat- pejabat PTFI tidak dapat meninggalkan tugasnya karena sejak awal berada di tempat kejadian untuk proses evakuasi dan penyelamatan hingga selesai."

Saat memberikan jawaban tersebut, dengan jelas saya sampaikan bahwa pengunduran diri dari keempat kepala divisi bersifat sukarela, bukan karena desakan dari pihak manapun.

Daisy Primayanti, VP Corporate Communications Freeport, Jl HR Rasuna Said Kav X-7/6 Plaza 89 Ground Fl, Karet Kuningan, Jakarta Selatan

Terimakasih atas klarifikasi Anda.

Surat pembaca diambil dari Kontan tanggal 22 Juni 2013.