21 Juni 2013

Bencana Kabut Asap Ancaman Nontradisional



Redaksi Yth,

Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat yang disebabkan faktor alam, non-alam, maupun manusia, sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.

Baru-baru ini terjadi kebakaran yang melanda sejumlah kawasan di Provinsi Riau yang sebagian berada di areal perkebunan dan hutan tanaman industri (HTI) yang dikelola perusahaan asing.

Kebakaran hutan dan lahan telah mengakibatkan kerusakan hutan dan lahan yang menimbulkan kerugian ekonomis dan atau nilai lingkungan.

Kebakaran? hutan dan lahan seringkali menyebabkan bencana asap yang dapat mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat sekitar.

Akibat bencana kebakaran ini tidak hanya Riau yang terserang asap, tetapi beberapa negara tetangga tak luput diserang kabut asap sehingga menurunkan kualitas udara di sana.

Fenomena kabut asap ini, meskipun jumlah dan luas hotspot relatif kecil, disebabkan pengaruh dari anomali cuaca. Munculnya pusat-pusat tekanan rendah mengubah sirkulasi massa uap air. Hal ini mengakibatkan terjadinya bencana asap yang tidak mengikuti pola umum.

Secara geopolitik, bencana kabut asap masuk dalam kategori ancaman non-tradisional atau bisa dikatakan asymetric security threat. Digunakannya istilah security (keamanan) dalam hal ini dimaksudkan agar masalahnya memperoleh perhatian sungguh-sungguh dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara, karena potensi dampak yang ditimbulkannya terhadap terhadap negara yang terkena sangat besar.

Kita tidak dapat menutup mata, pada 50 tahun terakhir dalam kerangka proses globalisasi, pertumbuhan dinamis masyarakat dunia luar biasa, diwarnai berbagai inovasi di segala bidang. Namun, sangat disayangkan ternyata inovasi itu justru melukai alam dan menimbulkan bencana akibat ulah manusia.

T Hardi Sujono
Jalan Tumenggung Jaya
No 19 Bandar Lampung

Surat pembaca diambil dari Sinar Harapan tanggal 21 Juni 2013.