21 Juni 2013

Usut Tuntas Korupsi Di Kemendikbud



DUGAAN korupsi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus berkembang. Temuan Inspektorat Jenderal Kemendikbud yang menemukan adanya dugaan penyimpangan anggaran Rp 27,31 milyar harus diapresiasi. Jumlah itu sangat fantastis di tengah sorotan publik terkait karut-marumya pelaksanaan ujian nasional.

Penyimpangan anggaran diduga terkait penggunaan event organizer (EO) dalam acara-acara yang diadakan di Kemendikbud. Sejumlah perusahaan yang memenangkan tender dalam EO diduga terkait dengan salah satu pejabat di kementerian tersebut. Kasus ini sedang ditangani KPK. Masyarakat berharap, penanganan kasus bisa cepat selesai secara tuntas dan siapa pun yang terlibat mendapat hukuman yang setimpal.

Kasus-kasus serupa sangat mungkin terjadi, tidak hanya di Kemendikbud, di kementerian lain juga harus diwaspadai. Irjen-irjen di sejumlah kementerian diharapkan memiliki kejelian yang sama, sehingga ketika ada penyimpangan penggunaan anggaran, bisa segera diketahui dan dicegah. Maju terus para irjen di kementerian, Anda jangan takut oleh atasan.

Jika benar Anda bekerja sesuai dengan hati nurani, bukan hal sulit menemukan kejanggalan dan penyimpangan yang selama ini masih samar di sejumlah kementerian. Mudah-mudahan, jika ada bentuk penyimpangan serupa di sejumlah kementerian, juga segera bisa terungkap.


HENDRIWAN ANGKASA
Tanah Sereal
Tambora
Jakarta Barat

Surat pembaca diambil dari Gatra tanggal 21 Juni 2013.