18 Juni 2013

Mahasiswa Jangan Anarkis



Demo penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi diteriakkan dimana- mana. Mahasiswa yang katanya terdidik dan dari kaum akademisi ternyata menyikapi kenaikan harga BBM bersubsidi dengan cara-cara yang tidak elegan.

Fenomena ini sering ditunjukkan oleh demonstrasi mahasiswa di Makasar yang selalu berujung pada sikap anarkis. Mereka selalu memperlihatkan sikap arogan. Bukankah mahasiswa terkenal dengan sikap kritisnya.

Kalau kritis tetapi tidak mengindahkan orang lain, itu sama dengan preman pasar. Sebagian besar masyarakat justru merasa tidak nyaman dengan demo seperti itu. Artinya, demo model itu justru menambah kesengsaraan rakyat, bukan menambah kebahagiaan rakyat yang ingin beraktivitas.

Nathalia,
Kompleks Maharaja Blok B2/40,
Depok, Jawa Barat

Surat pembaca diambil dari Kontan tanggal 18 Juni 2013.