16 Juni 2013

Urun Rembuk Terkait Artikel Bank Tanpa Kantor



Teriring sukses, perkenankanlah saya sebagai masyarakat pembaca Bisnis Indonesia urun rembuk terkait dengan tulisan di Bisnis Indonesia Weekend edisi 2 Juni 2013 No. 337 Tahun XXVIII / No. 9444 halaman 3 berjudul Bank Tanpa Kantor. Beberapa hal yang ingin saya komunikasikan adalah sebagai berikut: Sejarah perbankan yang membahas etimologi asal kata Bank yang ditulis di Bisnis Indonesia Weekend menyebutkan berasal dari bahasa Prancis yakni banca. Namun, berdasarkan studi literatur, banca berasal dari bahasa Italia yang artinya Bangku.

Bentuk bank pertama kali bukanlah firma dan bukan di Inggris. Hal ini karena kebiasaan yang juga merupakan sejarah gramatikal bank yaitu banca di mana transaksi keuangan perbankan tradisional waktu itu dilakukan di pasar di mana orang melakukan dengan duduk di banca atau bangkubangku (taman), sehingga bentuk bank pada saat diperkenalkan kata banca atau bangku ini merupakan bentuk persekutuan perdata. Melihat sejarah pertama kali perbankan, maka sistem lembaga keuangan sebagai asosiasi perbankan secara sederhana sudah terjadi sejak 2000 SM di Babilonia yang dikenal sebagai sistem gadai oleh The Temple of Babylon dengan aktivitas berupa peminjaman emas dengan tingkat suku bunga 20 % setiap bulan.

Terkait dengan bentuk firma sebagai status badan usaha perbankan di Inggris pada 1690, sedikit bertukar pikiran, bahwa bentuk badan usaha atau perusahaan saat itu belum didefinisikan seperti pengertian di dalam perundangundangan modern saat ini.

Berdasarkan studi literatur, bentuk badan hukum perusahaan di negara tersebut adalah small private partnership yang dapat diasosiasikan dengan CV (atau commanditer vennotschap) sebagai gerakan masif lembaga keuangan di Inggris pascalikuidasi Lembaga Keuangan atau Gadai Emas (Goldsmith) The Exchequer yang merupakan tempat penitipan emas di bawah pengawasan pemerintahan Kerajaan Inggris pada masa kekuasaan Raja Charles II tahun 1694 (bukan 1690). Inilah cikal bakal The Bank of England atau pada beberapa literatur disebut sebagai sistem The Banking of England.

Mohon maaf jika ada kesalahan kata, maksud dan penulisan. Atas perhatiannya, saya haturkan terima kasih dan salam sukses.

Jimmy Agung S. Jakarta

Surat pembaca diambil dari Bisnis Indonesia tanggal 16 Juni 2013.