15 Juni 2013

Kecewa Tanggapan Bca



Sejujurnya saya sangat kecewa terhadap tanggapan yang diberikan BCA Finance dalam Surat Pembaca Koran Tempo, 25 Mei 2013, atas keluhan saya yang dimuat di kolom/rubrik yang sama pada 3 April 2013. Sebab, isinya jauh dari apa yang saya minta, bahkan memberi kesan keliru kepada pembaca seolah olah saya sudah dapat menerima penjelasan BCA Finance.

Walaupun telah dua kali (terakhir tanggal 7 Juni 2013) saya meminta BCA Finance memperbaiki tanggapannya, sampai saat ini permintaan tersebut belum dipenuhi. Sesuai dengan yang saya sampaikan via e-mail pada 8 April 2013, saya telah meminta BCA Finance memberi penjelasan kepada saya dan seluruh pembaca Koran Tempo tentang:

1. Konsep atau metodologi yang digunakan untuk menetapkan jumlah dana yang harus saya setorkan untuk melunasi pinjaman anak saya, 17 bulan sebelum jatuh tempo (pelunasan dipercepat), karena menurut saya tidak rasional, tidak sesuai dengan ilmu yang saya miliki (sebagai mantan praktisi perbankan), tidak lazim dan tidak diterapkan oleh bank dan multifinance yang lain.

Pasal dan ayat dalam kontrak yang menjadi dasar penerapan konsep atau metode tersebut, karena menurut saya tidak ada pasal atau ayat yang secara jelas mengatur penerapan metode tersebut.

Sebagaimana saya sampaikan dalam Surat Pembaca 3 April 2013, untuk melunasi pinjaman anak saya 17 bulan lebih awal, saya diminta menyetor dana sebesar Rp 50.402.383, hampir sama dengan total seluruh sisa angsuran yang harus dibayar seandainya pinjaman tidak dilunasi lebih awal (Rp 50.774.400). Menurut perhitungan saya, dengan metode yang lazim dipakai serta sesuai dengan bunyi kontrak, semestinya saya hanya membayar sebesar Rp 41.846.776. Wajar karena saya tidak menikmati pinjaman sampai akhir, sementara BCA Finance berkesempatan meminjamkan dana hasil setoran tersebut kepada nasabah lain.

Saya menunggu penjelasan dari BCA Finance. Terima kasih.

Widodo
Jaka Sampurna, Bekasi
Telepon (021) 8840071

Surat pembaca diambil dari Koran Tempo tanggal 15 Juni 2013.