14 Juni 2013

Tiga Kali Rekam E-ktp



BETAPA terkejutnya saya saat mendapatkan selebaran dari kelurahan bahwa saya diharuskan datang ke kantor kecamatan untuk menjalani perekaman e-KTP dengan deadline 30 Juni 2013. Saya dinyatakan belum menjalani perekaman data e-KTP. Padahal, karena kesalahan mereka, saya sudah menjalani perekaman data e-KTP dua kali.

Sebelumnya data e-KTP saya tertukar dengan kakak saya (sudah dimuat di rubrik pembaca menulis) sehingga mengharuskan saya dan kakak saya menjalani perekaman data ulang (waktu itu di PTC). Demi e-KTP, kami harus jauh-jauh ke PTC, menjalani foto, tanda tangan, dan sidik jari lagi. Persyaratannya pun, kami harus minta surat pengantar RT/RW dan kelurahan kalau data e-KTP tertukar. Saya sebagai ibu muda harus meninggalkan anak kami yang masih bayi demi pengulangan data e-KTP. Apa petugas e-KTP sengaja mempermainkan saya?

YOHANA Y.A.S, Jl Semolowaru Indah, Surabaya, 081331142xxx

Surat pembaca diambil dari Jawa Pos tanggal 14 Juni 2013.