14 Juni 2013

Perilaku Sopir Taksi Eksekutif



Saya kecewa terhadap sikap pengemudi taksi Eksekutif dengan nomor pintu PO 56x. Selain kata-katanya yang mengintimidasi istri saya, anak saya yang masih berusia dua tahun sampai jatuh dari jok belakang mobil karena ia mengemudi ugal-ugalan.

Kejadiannya pada Selasa, 21 Mei 2013 siang. Berangkat dari Taman Palem Lestari, Cengkareng, Jakarta Barat, istri dan anak saya menuju Kementerian Pekerjaan Umum. Macet di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat.

Sikap sopir yang arogan dan tidak peduli dengan keselamatan penumpang terlihat setelah mobil lepas dari macet. Meski sudah diingatkan oleh istri saya, pengemudi itu tampak cuek dan malah balik marah-marah kepada istri saya. Cara mengemudinya ugal-ugalan sampai membuat kepala anak saya terbentur jok depan. Melihat anak saya menangis, sopir menjadi-jadi dan ikut meneriaki anak saya. Istri dan anak saya pun diminta turun di tengah jalan.

Setelah dibujuk, sopir itu hanya mau mengantar mereka ke seberang Kantor PU. Sopir itu tak mau menunjukkan identitasnya. Kantor taksi Eksekutif sudah saya hubungi, tetapi komplain saya tak ditindaklanjuti.

Anry Dhanniary Taman Palem Lestari B-17, Cengkareng, Jakarta Barat

Surat pembaca diambil dari Kompas tanggal 14 Juni 2013.