13 Juni 2013

Selamatkan Pahlawan Devisa Kita



Redaksi Yth,

Ribuan pekerja Indonesia di Jeddah, Arab Saudi, melakukan aksi anarkistis. Kerusuhan terjadi karena para TKI tak sabar menunggu penyelesaian dokumen perjalanannya yang tak kunjung terselesaikan. Proses pengerjaan dokumen menjadi lambat karena terjadi ledakan jumlah TKI yang mengajukan pembuatan dokumen.

Akibat peristiwa kerusuhan yang terjadi tersebut, pelayanan dihentikan sementara. Sementara itu, tenggat yang ditentukan pemerintah Saudi kurang dari satu bulan lagi. Lebih jauh mengamati fenomena itu, penyebab kekerasan adalah pertarungan kepentingan kelas sosial.

Sistem sosial yang memunculkan konflik dikoordinasi secara imperatif oleh sebuah otoritas yang mengacu pada pertarungan kepentingan. Karena itu, terkadang kekerasan sesungguhnya berada pada level elite politik dengan dukungan emosional dari akar rumput.

Para elite politik di dalam negeri harusnya segera melakukan lobi agar pemerintah Arab Saudi mau memperpanjang waktu amnesti bagi TKI yang overstay. Lobi-lobi ini telah banyak dilakukan negara lain untuk menyelamatkan warganya.

Kemarahan para pekerja di tanah Arab itu adalah bentuk konflik karena elite di dalam negeri dinilai lamban dalam mengurus warga negaranya yang bekerja di luar negeri.

Namun, yang terpenting sekarang ini bukan saling menyalahkan dan lari dari tanggung jawab. Langkah tanggap darurat agar persoalan cepat terselesaikan harus dilakukan segenap pemangku kepentingan. Pahlawan devisa harus segera diselamatkan karena merekalah pahlawan sebenarnya bagi perekonomian negeri ini.

T Hardi Sujono
Jalan Tumenggung Jaya
Nomor 19, Bandar Lampung

Surat pembaca diambil dari Sinar Harapan tanggal 13 Juni 2013.