13 Juni 2013

Prioritaskan Investasi Di Luar Jawa



Bila berhasil direalisasikan, program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) merupakan program yang mempunyai banyak keuntungan.

Contohnya kawasan ekonomi khusus (KEK) atau kluster industri yang berbasis sumberdaya unggulan sebagai pusat pertumbuhan setiap koridor ekonomi Indonesia (KEI). KEI merupakan satu dari tiga elemen utama MP3EI. Pemerintah menetapkan enam KEI yaitu, Koridor Sumatera, Koridor Jawa, Koridor Kalimantan, Koridor Sulawesi- Maluku Utara, Koridor Bali- Nusa Tenggara, dan Koridor Papua-Maluku.

Dari koridor-koridor yang telah ditetapkan pemerintah, nampaknya Pulau Jawa yang paling menggeliat karena MP3EI, mengingat Jawa juga termasuk pusat ekonomi.

Pulau Jawa memang kita akui merupakan basis ekonomi terbesar di dalam negeri. Makanya investor lebih cenderung memilih Jawa. Untuk itu, pemerintah peru terus mendorong investor agar mau masuk ke luar Jawa.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa juga berupaya membagi jalur investasi yang kini lebih banyak di Pulau Jawa. Faktanya, potensi SDA dan lain-lain diluar Pulau Jawa tidak kalah menarik, seperti Kalimantan, Sumatera, dan daerah Timur lainnya.

Seperti diketahui, Pulau Jawa masih berkontribusi paling besar dalam total produk domestik bruto (PDB) yakni 57,7%, sementara Sumatera 23,8%, dan Kalimantan 10%. Untuk itu, pemerintah terus menggenjot ekonomi di luar Jawa agar ada keseimbangan ekonomi di dalam negeri.

Iman Achdiat,
Gg Asem No 28 Jl Gongseng Raya,
Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur

Surat pembaca diambil dari Kontan tanggal 13 Juni 2013.