11 Juni 2013

Pelanggan Indosat Merasa Disepelekan Dan Diabaikan



Pada Mei 2012, saya kehilangan ponsel dan SIM Card Matrix no 08161382xxx. Kemudian, Sabtu, 16 Juni 2012, saya ke Galery Indosat Pondok Indah untuk mengambil SIM Card. Setelah menunggu, saya dipanggil seorang CS (costumer service). Anehnya, di kursi di depan meja CS tersebut masih duduk seorang custo mer dan CS itu menyuruh saya mengisi formulir tanpa menyediakan tempat duduk. Saya juga kebingungan mencari alas untuk menulis karena meja CS penuh lembaran dokumen.

Saya tidak mengerti, mengapa customer lainnya disediakan tempat duduk dan diperlakukan dengan baik. Sedangkan, saya harus mengisi formulir dengan berdiri. Saya sudah lama menjadi pelanggan Indosat sejak perusahaan ini masih bernama Satelindo. Baru kali ini saya diperlakukan demikian. Saya mengeluhkan kejadian ini ke call center dan diberitahu bahwa akan dibuatkan laporan dan dihubungi.

Saya juga telah memberikan nomor telepon alternatif. Tetapi, Indosat tidak juga menghubungi saya. Telah berkali-kali saya tanyakan ke call center dan juga melalui e-mail customer_service@indosat.com. Jawabannya selalu, ...akan dihubungi.

Pada 14 Januari 2013, Indosat mengatakan ingin bertemu untuk membicarakan masalah ini. Saya persilakan datang ke kantor saya, Kamis, 17 Januari atau Senin, 21 Januari 2013, antara pukul 12.00- 13.00 WIB, tapi sampai surat ini ditulis, Indosat tidak pernah datang.

Sewaktu saya tanyakan, jawaban Indosat, Kiranya bersedia menunggu. Indosat bukan hanya menyepelekan dan mengabaikan keluhan-keluhan saya. Indosat juga tidak menghargai waktu yang sudah saya berikan untuk pertemuan yang mereka jadwalkan.

Riam A Wibowo Jl Kirai No 22 Cipete Utara, Jakarta Selatan

Surat pembaca diambil dari Republika tanggal 11 Juni 2013.