10 Juni 2013

Jangan Ambil Kesempatan Kasus Century



SAMPAI saat ini, memang belum ada kejelasan tentang kasus Century. Dari sisi hukum, seharusnya kasus itu diselesaikan secepatnya, jangan sampai berlarut-larut. Saya sebagai rakyat mengapresiasi ketika Presiden Susilo Bambang Yudhovono (SBY) menyatakan, selavaknya kasus Century tidak dibawa ke dunia politik. Sebab, bila kasus tersebut dibawa ke dunia politik, justru tidak ada habisnya dan akan semakin berlarut-larut.

Namun, di balik kasus tersebut, justru timbul isu-isu politik. Dengan kata lain, mereka memanfaatkan momen itu sebagai celah untuk mengambil had rakyat. Apalagi, kita tahu, sebentar lagi proses Pemilu 2014 akan dimulai.

Mereka serta-merta melakukan manuver untuk mencari perhatian rakyat dengan mengatakan bahwa belum ada kejelasan soal kasus Century. Padahal, tidak mudah mengungkap skandal kasus tersebut. Dibutuhkan ketelitian dalam mengungkapnya.

Saya yakin, Indonesia memiliki aturan hukum yang tegas. Lembaga independen seperti KPK juga senandasa menunjukkan peran positifnya dalam mengungkap kasus tersebut. Jadi, menurut saya, biarlah mereka bekerja optimal mengungkap kasus Century.

Saya juga mengapresiasi tindakan Presiden SBY yang tetap pada posisinya sebagai penengah dengan menghormati semua prosedur hukum yang ada di Indonesia. SBY pun mendulamg semua tindakan aparat hukum yang ada di Indonesia. Dengan kata lain, SBY telah merestui semua tindakan lembaga hukum yang ada. Saya yakin, lembaga seperti KPK dapat mengungkap kasus Century.

Jujur saya katakan kembali bahwa saya sebagai rakyat mendukung semua tindakan lembaga hukum yang ada di Indonesia. Jika memang ada indikasi kasus Century dibawa ke ranah politik, sebaiknya dihentikan segera clan kembalikan semuanya pada jalur hukum.

Apabila memang ada dukungan dari DPR untuk menggalang sikap pada kasus Century, saya anggap mereka sekelompok orang yang hanya membuat kisruh kasus Century ini serta menghambat jalannya penyidikan dan penyelidikan. Seharusnya DPR tidak mencampuri kasus ini. Biarlah proses hukum yang bekerja.
SUNDARI MAYANGSARI
Jalan H. Brit Blok 63, Meruya
Jakarta Barat
E-mail:sundari.mayangsari@yahoo.com

Surat pembaca diambil dari Gatra tanggal 10 Juni 2013.