19 Oktober 2018

Dpr



Dalam Kompas (29/9/2018) halaman 2 tertulis bahwa dari 6.607 caleg DPR, 49,1 persen di antaranya pengusaha atau swasta. Masyarakat sipil harus solid awasi parlemen. Saya akan mencoba.

Parlemen adalah lembaga tinggi negara. Di Indonesia, ada beberapa pengusaha yang hebat seperti Erick Tohir, Chairul Tanjung, dan Sukamdani. Erick Tohir sebagai Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 bisa sukses karena kemampuan manajerialnya; Chairul Tanjung mampu mengelola Trans Luxury Hotel dan Transmart; dan Sukamdani hebat karena berpihak kepada rakyat.

Kalau saya boleh usul, dalam DPR yang akan datang, kalangan pengusaha hendaklah setaraf dengan ketiga-tokoh di atas. Para pengusaha diharapkan dapat mendidik dan mengajak anggota lain dalam DPR agar giat bekerja, tidak mempermainkan uang negara yang juga uang rakyat, dan tidak bertindak koruptif seperti membolos karena ini berarti: makan gaji buta. Alangkah baik di DPR dipasang alat presensi elektronik dengan sidik jari.

Demikian usul saya.

Mohon rakyat tidak dikecewakan. Rakyat harap hati-hati memilih calon anggota badan legislatif negara dalam Pemilu 2019.

TITI SUPRATIGNYO Pondok Kacang Barat, Tangerang Selatan, Banten

Suara pembaca

Surat pembaca diambil dari Kompas tanggal 19 Oktober 2018.