11 Oktober 2018

Apa Komentar Anda



+6281397269015
Kami mohon penjelasan dari Pak Kapolri terkait dengan pertanyaan di bawah ini ; (1).Apakah setiap PERKARA yang sudah masuk di kantor polisi bila per kara itu mau dicabut kembali kita harus membayar jutaan rupiah? (2).Apa kah bila terjadi LAKALANTAS kenderaannya ditahan di kantor polisi, untuk cabut per karanya dan menarik kenderaan pun kita harus membayar jutaan rupiah? (3).Apakah perkara yang mau diDAMAIkan kita harus membayar jutaan rupiah? Yang kami tanyakan kepada Bapak adalah : Apakah membayar uang jutaan ru piah untuk cabut perkara, berdamai dan menarik kenderaan dari kantor polisi, itu resmi atau tidak. Apakah ada undang2nya atau peraturannya. Kalau memang ada undang2nya atau peraturannya apa uang tersebut masuk kembali Kas Negara atau Masuk Kas Koperasi Kepolisian atau Masuk ke kantong masing2 oknum? Semoga jawabannya yang lengkap ya... Pak..? Terimakasih... (Salam sahabat)

+6281396327911
Sudahlah, berhentilah mengurus Perempuan Tua Penyebar Hoax itu. Uruslah Bangsa ini. Jangan seperti anakanak yang melaporkan apa saja ke pada Ibunya. Jangan Cengeng! Jangan memperbanyak Kerja Polisi dengan ber bagai macam laporan !

+6281396327911
Jalanjalan di inti kota Medan masih banyak yang rusak, apalagi di daerah pinggiran, Pemko nampaknya sudah stop memperbaiki jalan. Jangan gitulah !

+6282362567380
Kalau pendukung Jokowi tak mungkin lagi beralih memilih Prabowo karena kritik terhadap kebijakan Jokowi, lantas untuk apa lagi ramai kritik pedas terhadap Jokowi. Dan kalau pendukung Prabowo gak bakalan beralih memilih Jokowi karena kejelekkan dan isuisu tentang Prabowo diumbar di media sosial, lantas untuk apa itu dilakukan. Sudahlah. Sebaiknya pendukung Jokowi memuji keberhasilan Jokowi di hadapan pendukungnya saja. Dan pendukung Prabowo menceritakan yang baikbaik tentang Prabowo di hadapan pendukung Prabowo saja. Beres kan. Gak usah pake riburibut.

6281533822010
Pembukaan MTQN di Medan yang telah 47 tahun dinantinantikan bertepatan dengan kepemimpinan Jokowi sebagai Presiden. Maka insiden malam pembukaan yang ramai di media sosial tentang memimpin doa untuk korban bencana gempa bumi di Sulawesi Tengah hendaknya menjadi pelajaran semua anak bangsa ini.

+6281535442694
Musim hujan seperti ini hendaknya PLN tidak jadi rajin memadamkan lampu di rumahrumah warga. Kalau sudah hujan, apalagi malam hari, dan lampu padam, apalagi ada bocor di rumah, maka seisi rumah bisa panik dan tidak bisa tidur. Kalau tidak bisa tidur pada malam hari, maka kegiatan pada siang harinya akan terganggung. Dan kalau terusterusan begini nanti banyak warga kota Medan yang tertekan jadinya.

+6287869470485
Mari bersama sukseskan MTQN di kota Medan yang tercinta ini. Ini adalah penantian selama 47 htaun dari tahun 1971 pelaksanaan MTQN di Sumatera Utara. Sudah selayaknya bagi umat Muslim di Sumatera Utara menyambut baik kegiatan ini dan meramaikannya serta menjadikannya momentum untuk lebih mencintai Alquran. Yang biasanya tidak terbiasa membaca Alquran, maka jadi lebih sering membaca. Yang sudah sering membaca, mulai membaca dengan artinya. Dan yang sudah mengerti artinya lanjut menjalankan perintah dan larangan di dalam Alquran secara kaffah , dan tidak setengah-setengah lagi.

+6285835328835
Bagaimana cara mencintai Alquran dengan mengikuti kegiatan MTQN XXVII? Pertanyaan ini yang sepertinya menjadi pertanyaan banyak orang. Di Harian Waspada ini beberapa tulisan menanyakan hal tersebut. Walaupun beberapa masih bertanya secara malumalu. Tetapi kenyataannya ketika Alquran di perlombakan, maka akan banyak dukungan dari berbagai pihak, tetapi ketika Alquran akan diamalkan isinya, maka mulailah tampak pertentangan dari berbagai pihak

Suara pembaca

Surat pembaca diambil dari Waspada tanggal 11 Oktober 2018.