25 September 2018

Tanggapan Polda Metrojaya



Harian Kompas terbitan Selasa (18/9/2018) memuat tulisan Tanoe Wijaya dalam rubrik Surat Kepada Redaksi, "Untuk Kapolda Metro Jaya". Ia mengeluhkan para pengendara sepeda motor yang melawan arus dan dibiarkan oleh petugas.

Redaksi menambahkan bahwa ada puluhan surat pembaca dengan keluhan serupa di sejumlah tempat di Jakarta.

Menanggapi itu, kami sampaikan hal-hal berikut.

Prinsip keamanan, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas memang belum dipahami sebagai budaya bangsa. Di sisi lain, sistem-sistem yang berkaitan dengan kendaraan bermotor, pengemudi, dan penegakan hukum masih manual dan parsial.

Saat ini, Polda Metro Jaya sedang menyiapkan tilang elektronik (e-TLE) untuk mengawasi pengguna jalan.

Perlu diketahui bahwa dalam kurun Januari-Agustus 2018 tercatat 617.415 pelanggaran dengan jumlah pelanggaran melawan arus 90.322.

Untuk mengatasinya, Polda Metro Jaya menempatkan anggota pada pagi, siang, dan malam hari di titik-titik yang dianggap paling sering terjadi pelanggaran. Selain itu, dilaksanakan pula patroli dan imbauan kepada masyarakat agar menaati peraturan yang berlaku dengan tertib berlalu lintas.

Terima kasih atas masukan yang disampaikan. Kiranya hal itu menjadi atensi bagi kami untuk evaluasi dan koreksi agar dapat mengedukasi masyarakat sehingga peristiwa tersebut tak terulang kembali.

RADEN PRABOWO ARGO YUWONO
Komisaris Besar Polisi, atas nama Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Kabid Humas

Suara pembaca

Surat pembaca diambil dari Kompas tanggal 25 September 2018.