14 September 2018

Tolong Pantau Wabah Penyakit Diare Di Tts



SELAMAT Pagi Bapak Bupati dan Kepala Dinas Kesehatan Timor Tengah Selatan. Sudah hampir seminggu ini keluarga kami di Desa Leloboko, Halmei dan Desa Nefu-koko terserang diare. Sepertinya ada wabah diare di sana. Tolong pantau mungkin harus tetapkan KLB Diare sehingga penanganan lebih cepat. Kami juga belum berani ke kampung karena takut tertular. Terima kasih. NN - 08133843xxxx

Tanggapan
Kekurangan Air Bersih

MEMANG seminggu terakhir saya tidak bisa pulang ke rumah karena harus menangani pasien kasus diare di Desa Leloboko, Halmei dan Desa Nefukoko. Dalam seminggu terakhir angka kasus diare meningkat hingga menembus puluhan orang. Tapi sejauh ini ini tidak ada pasien diare yang meninggal sehingga tidak masuk kategori kejadian luar biasa (KLB). Jumlah pasien mencapai 21 orang. Kondisi mereka berangsur-angsur baik. Kami dari puskemas langsung melakukan penjaringan dari rumah ke rumah untuk mencari pasien diare. Seminggu terakhir, kami petugas Puskesmas Bati intens menangani pasien penyakit diare dan syukurlah saat ini angkanya sudah mulai menurun. Kebanyakan pasien yang dirawat lanjut merupakan anak-anak. Jadi peningkatan kasus diare di tiga desa ini karena kekurangan air bersih dan masyarakat yang tidak menerapkan pola hidup sehat. Saat ini masyarakat di tiga desa kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih akibat pipa air dipotong oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. (din)

Kepala Puskesmas Bati
Solinda Kolimon

Suara pembaca

Surat pembaca diambil dari Kupang Pos tanggal 14 September 2018.