12 Juli 2018

Masa Penukaran Uang Lama



Imbauan gencar yang dilakukan Bank Indonesia soal penukaran uang lama sudah tepat sekali. Intinya adalah untuk melindungi masyarakat juga dari berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan.

Sudah kita ketahui bersama bahwa batas akhir penukaran uang lama ini pada 31 Desember 2018 mendatang. Masih cukup waktu bagi masyarakat untuk melakukan penukaran.

Uang yang ditarik dari peredaran, yakni pecahan Rp 10.000 tahun emisi 1998 bergambar Pahlawan Nasional Cut Nyak Dhien, pecahan Rp20.000 tahun emisi 1998 bergambar Pahlawan Nasional Ki Hajar Dewantara, pecahan RpSO.OOO tahun emisi 1999 bergambar Pahlawan Nasional WR Soepratman, serta pecahan Rp100.000 tahun emisi 1999 bergambar Pahlawan Proklamator Soekarno dan Mohammad Hatta.

Sebagai bank sentral, Bank Indonesia sudah melakukan sosialisasi secara tepat. Artinya masyarakat diberikan waktu yang cukup agar bisa melakukan penukaran.

Imbauan juga terlihat gencar di lakukan di berbagai daerah. Salah satu contohnya adalah di Solo dimana Kantor Perwakilan (KPw) BI Solo menggiatkan gerakan cinta rupiah di Makorem 074/Warastrama.

Dari kegiatan 'sederhana' tersebut masyarakat bisa mengetahui tahapan dalam penukaran uang lama. Misalnya uang lama ini bisa ditukar
di perbankan. Pada kesempatan terakhir masyarakat juga masih bisa menukar uang lamanya di Bank Indonesia.

Setelah batas waktunya habis maka uang lama tersebut tidak dapat lagi digunakan untuk bertransaksi. Selanjutnya uang yang tidak layak edar tersebut masuk ke Bank Indonesia sebagai uang yang harus dimusnahkan. Sebagai gantinya bank sentral menerbitkan uang baru.

Dengan demikian, hal terpenting bagi masyarakat adalah jangan sampai terlambat menukarkan uang lamanya. Semoga proses penukaran uang ini berjalan mulus.

Chandra Cahyadi Gunawan Jalan Angkasa No.l65E Jakarta

Suara pembaca

Surat pembaca diambil dari Bisnis Indonesia tanggal 12 Juli 2018.