26 Mei 2018

Potongan Tarif Tol “ngledek”



POTONGAN tarif tol selama arus mudik yang hanya 10 persen seperti ngenyek atau ngledek. Kalau hanya segitu, mending tidak usah memberi diskon. Sepanjang tahun tol terus menguras uang warga, masa hanya memberi diskon 10 persen. Dalam arus puncak mudik dan balik atau sepekan sebelum dan sesudah Lebaran mestinya kalau niat memberi potongan harga ya setidaknya 30 persen. Itu kalau memang tidak mau ngledek. Kalau mau ngledek ya 10 persen saja
Kalau memberi potongan harga 30 persen berarti benar-benar meringankan pemudik. Apalagi sekarang dari Jakarta ke Jawa Timur, pengeluaran untuk tol saja mencapai ratusan ribu rupiah. Potongan 30 persen akan sangat berarti. Tapi kalau hanya 10 persen, ya lebih baik tidak usah ada potongan. Itu hanya iseng saja.
Pujo Rakriti, Demangan Baru, Yogyakarta

Suara pembaca

Surat pembaca diambil dari Koran Jakarta tanggal 26 Mei 2018.