26 Mei 2018

Pengusaha Bus Mesti Jamin Kelaikan Kendaraanya



SEHUBUNGAN dengan arus mudik Lebaran yang sebentar lagi, kami mengimbau para pengusaha bus dan angkutan umum lain memperhatikan kelaikan armada angkutannya.

Kami perlu kembali mengimbau agar para pengusaha atau pemilik angkutan umum memperhatikan kelaikan kendaraannya, ini untuk mengantisipasi terjadi hal tidak diinginkan saat arus mudik-balik Lebaran.

Armada angkutan mudik-balik Lebaran untuk masyarakat umum selayaknya sudah disiapkan dan laik jalan.

Kelaikan kendaraan merupakan hal utama dalam keselamatan berkendaraan sehingga harus benar-benar diperhatikan. Kami meminta pengusaha bus patuh dan segera melakukan uji kelaikan bus dan angkutan lainnya menjelang Lebaran 2018.

Pemilik kendaraan seyogianya patuh untuk melakukan pemeriksaan kelaikan (ramp check) bus untuk mudik Lebaran.

Kepada aparat pemerintah, kami berharap pelaksanaan pemeriksaan kelaikan bus angkutan Lebaran benar-benar tegas, akurat, dan tanpa toleransi.

Jangan ada toleransi terhadap penurunan standar kelaikan bus. Terhadap bus-bus yang belum dinyatakan laik, pemilik harus meningkatkannya agar memenuhi standar kelaikan dan bisa dijadikan untuk sarana mudik. Jangan loloskan bus-bus yang tak laik jalan untuk beroperasi sebagai angkutan mudik Lebaran. Semua bus akan dilakukan ramp check tidak terkecuali dan tidak secara acak.

Penyiapan angkutan mudik Lebaran berupa bus perlu menjadi prioritas perhatian dan penanganan. Pemerintah mesti hadir dengan memberikan alternatif pilihan angkutan mudik yang aman, nyaman, dan lancar.

Dengan demikian, akan mengurangi mudik Lebaran dengan menggunakan sepeda motor, yang lebih berisiko.

Namun, pemerintah tak bisa hanya gencar mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan sepeda motor saat mudik. Tapi juga harus memberikan alternatif pilihan yang lebih baik. Syukurlah, seperti tahun-tahun sebelumnya, penyelenggaraan mudik gratis juga berlanjut tahun ini.

Selain melakukan ramp check, kami berharap aparat pemerintah juga memeriksa kesehatan pengemudi. Pengemudi yang mengidap penyakit-penyakit tertentu atau mengonsumsi alkohol semestinya tidak diperkenankan mengendari bus mudik.

Kami berharap pemerintah mengejar target pemeriksaan ramp check minimal tiga minggu sebelum Lebaran sudah selesai.

Kami hanya ingin memastikan semua kendaraan yang melayani arus mudik, baik bus maupun angkutan lainnya, laik jalan.

Prasetyo Hadi Jakarta

Suara pembaca

Surat pembaca diambil dari Investor Daily tanggal 26 Mei 2018.