26 Mei 2018

Jakarta Jangan Lengah



Aksi terorisme di Surabaya beberapa waktu lalu merupakan peringatan keras bagi semua pihak, terutama aparat keamanan (Polri) untuk meningkatkan kewaspadaan dan daya tangkal secara lebih intensif lagi.

Kita tidak bisa mengatakan dengan nada meremehkan seperti 'peristiwa itu bukan terjadi di kota kami', 'kota kami aman-aman saja' atau 'tidak ada teroris di kota kami'. Buang anggapan itu jauh-jauh. Tingkatkan pengamanan dan kewaspadaan saat ini juga.

Apalagi Jakarta sebagai Ibu Kota negara, tidak boleh lengah sedikit pun. Pasalnya, banyak sekali agenda besar yang digelar di kota ini.

Langkah antisipasi ini, misalnya, sudah diprogramkan oleh PT Jakarta International Expo (JlExpo) dimana manajemennya memastikan untuk memperketat pengamanan saat digelarnya Jakarta Fair 2018. Tahapan ini termasuk penting meski pemeriksaan ketat bukan ditujukan kepada pengunjung yang nantinya diperkirakan mencapai jutaan orang.

Logikanya, saat Jakarta Fair 2018 dimulai langkah pengamanan jauh lebih ketat lagi dan berlapis untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Titik-titik yang menjadi potensi kerawanan perlu disisir dan diantisipasi. Pelaksanaannya harus konsisten. Jangan tegas di awal tetapi malah kendor di pelaksanaan.

Bagaimana pun juga langkah sterilisasi tersebut sangat penting untuk memastikan seluruh area terbebas dari material berbahaya, misalnya bahan peledak. Proses sterilisasi dipastikan akan melibatkan aparat kepolisian berikut tim anjing pelacak khusus.



Suara pembaca

Surat pembaca diambil dari Bisnis Indonesia tanggal 26 Mei 2018.